13 Mei 2018

Slim&Fit: Cara Mudah Jaga Pola Makan Saat Sedang Diet

Tubuh langsing menjadi dambaan bagi setiap wanita. Cung yang setuju! Berbagai usaha dilakukan untuk tetap mempertahankan berat ideal. Bahkan gak sedikit yang berjuang keras untuk mendapatkan berat badan ideal. Salah satu cara yang umum dilakukan adalah diet. Iya kan?   

Namun tak sedikit jarang diantara kita yang salah mengartikan diet ini. Pokoknya porsi makan dikurangi. Perkara selesai! Bahkan ada yang lebih ekstrim lagi, dengan gak makan sama sekali. Hayo, ada yang pernah ngelakuin juga gak? Gak perlu malu. Saya juga pernah kok. Tapi ngemil tetap kenceng. Hahahaha ^^

Padahal ya tubuh kita memerlukan asupan gizi yang seimbang untuk tetap sehat loh. Diet dengan cara ini mungkin cukup berhasil, berat badan bakal turun dalam waktu singkat. Tapi apakah cara diet ini sehat? Big NO! Secara gak langsung kita “menyiksa” diri sendiri. Dijamin bakal jatuh sakit deh kalau cara ini terus dilakukan.

Lalu?
Diet yang sehat itu dengan mengatur pola makan baik porsi maupun kandungan gizi yang ada dalam makanan tersebut. Jadi tubuh tetap mendapatkan asupan gizi yang sesuai dengan kebutuhan seperti protein, serat, karbohidrat, kalsium, vitamin dan mineral.

Jadi harus diingat sebenarnya tujuan utaman diet itu untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Daaan … langsing itu bonusnya. Hmm … untuk apa coba kalau tubuh langsing tapi penyakitan. Tetap aja gak menarik dong. Yang setuju mana suara nih?

Ada yang gak yang merasa sudah diet mati-matian, eh berat badan kok segitu-gitu aja. Pasti ada yang salah tuh. Apa aja sih yang bisa bikin diet kita gagal total? Kita bahas secara random yaaa …

Gak sarapan!
Maksud hati sih mau mengurangi asupan kalori. Ternyata kebiasaan ini justru bikin perut kita jadi gampang lapar. Ketika tiba waktu makan siang, kita kalap, yang ada jumlah kalori yang masuk justru lebih banyak dari yang seharusnya. Pilihlah sarapan yang tinggi serat dan protein. Roti gandum dan telur cocok banget jadi menu sarapan.

Gak olahraga
Pengin berat badannya turun tapi kok malas olah raga. Ah, kamu becanda! Yang ada lemak bakal makin numpuk dong. Gak sempat. Sibuk. Gak punya alat. Alasan itu mah. Ada kok olahraga yang mudah, murah, dan bisa dilakukan oleh siapa aja. LARI. Asal jangan lari dari kenyataan yak!     

Minuman juga sumber kalori
Mungkin ada diantara kita yang mengira bahwa kalori hanya berasal dari makanan yang kita konsumsi. Kita lupa bahwa bahwa minuman juga merupakan sumber kalori. 1 gelas bubble tea berukuran sedang (347 ml) ternyata setara dengan 15 tusuk sate padang. Dan informasi ini saya juga baru tahu. Jadi mending minum air putih aja. Lebih hemat dan sehat!

Mengunyah makan terlalu cepat
Saya nih sering banget makan terburu-buru. Lambung akan terisi makanan dengan lebih cepat sebelum sinyal disampaikan. Perut membutuhkan 15-20 menit menyampaikan sinyal ke otak. Efeknya kita akan makan lebih banyak. Itu artinya konsumsi kalori pun berlebih.

Takut mengkonsumsi olahan susu
Produk olahan susu banyak mengandung kalsium. Padahal kalsium berperan penting dalam pembakaran kalori. Tubuh akan membakar kalori lebih banyak jika mendapatkan cukup kalsium. Solusinya dengan memilih olahan susu rendah lemak dan gula. Namun kaya protein, kalsium dan serat. Jadi siapa nih yang masih punya anggapan susu bikin gemuk?  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih untuk beringan hati memberikan komentar :)