7 Sep 2016

Reuni, Yuk!



Reuni. Mendengar kata ini, kita seakan sedang masuk dalam lorong waktu yang siap membawa kita pada momen pahit manis semasa sekolah dulu. Kenapa pahit dan manis? Ya, iyalah. Pasti dalam hubungan persahabatan ada saja pertengkaran, tidak selamanya berjalan mulus. Tapi ketika terpisahkan oleh jarak, tempat, dan waktu, momen-momen tersebut terasa begitu indah. Rasanya ingin bisa kembali ke masa itu. Bahkan mungkin kita sampai tidak sadar, bisa senyum-senyum sendiri mengenang masa-masa di sekolah dulu. Kenangan tentang kejahilan, permusuhan, kebiasaan mencontek, dihukum guru daaan kisah cinta monyet ^^

Selalu ada cerita seru dibalik acara reuni. Dan terus terang, saya belum pernah mengikuti acara reuni. Bukan. Saya tidak ikut, bukan karena sombong, merasa ekslusif, apalagi sok artis sibuk. Alasannya karena memang belum ada undangan, pengumuman maupun pemberitahuan seputar acara reuni dari kawan-kawan SD, SMP, SMU dan kuliah. Eh, jangan-jangan, saya yang kurang beken semasa sekolah dulu, jadi gampang terlupakan L. Atau mungkin juga karena saya hidupnya nomaden. Selalu berpindah dari satu tempat ke tempat lain, sehingga sulit untuk dilacak keberadaannya oleh kawan-kawan. Hahaha.

Sejak lulus SD, SMP, dan SMU, hingga saat ini belum pernah sekali pun bertemu kawan seperjuangan, sepermainan, dan termasuk kawan berantem juga. Tapi lucunya, dulu kalau bertengkar dengan teman, tidak betah berlama-lama musuhan. Pasti salah satu dari kami ada yang minta maaf duluan. Tidak enak apa-apa dilakukan hanya sendirian. Kalau ada kawannya pasti lebih seru. Berjanji tidak akan berantem lagi. Tetapi baru beberapa menit mengikrarkan janji persahabatan. Tiba-tiba marahan lagi. Hahaha. Padahal hanya karena masalah sepele. Namanya juga masih anak-anak.

Lalu apa sih sebenarnya manfaat diadakannya acara reuni? Apakah hanya sekedar haha hihi saja? Ajang pamer? Pamer jabatan, pamer pasangan, pamer kekayaan. Bagi saya yang belum pernah reuni merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mempererat persahabatan yang sempat meluntur karena kesibukan masing-masing. Pada saat acara reuni, kita bisa kembali melebur dalam suasana hangat. Membangkitkan kembali kenangan-kenangan. Melepas rindu. Bertemu mantan. Ups!

Berbaur menjadi satu, tanpa memandang strata sosial. Sementara, kita melepaskan segala atribut sosial masing-masing. Pejabat, pengusaha, pengacara, dokter, atau hanya seorang ibu rumah tangga. Pada saat itu, kita semua sama. Seorang alumni yang memiliki kebanggaan dan kecintaan pada almamaternya.

Semoga diantara pembaca blog ini, ada kawan yang berasal dari SD Sejahtera IV Kedaton, SMP Xaverius Way Halim Permai, SMU Xaverius Pahoman dan Fakultas Psikologi UKSW Salatiga. Kalau ada, ayo kita adakan acara reuni, kawan.

Di mana kalian berada kawan-kawan? Saya kangeeen kalian!



Salam Nostalgia,
~RP~          

3 komentar:

  1. Mantap, banyak cerita ketika kita masih duduk di bangku sekolah... Selamat berReuni ya hehe

    BalasHapus
  2. teman-teman SMA saya reuanian pas lepas lebaran kemarin mbak. kemudian di buat grup di WA. aduh rasanya senang sekali, tapi sayang nggak bisa ikut. karena jauhnya saya dari Jogja

    BalasHapus

terima kasih untuk beringan hati memberikan komentar :)