1 Apr 2017

Ibu, Aku Anakmu!

Ribuan doa kau panjatkan kepada Sang Pemilik Kehidupan.
Tak hentinya tetes air mata membasahi pipimu.
Tak terhitung lagi pundi rupiah yang kau bayarkan.

Ya, itu dulu.
Ketika DIA belum menghadirkanku ke pangkuanmu.

Kini, saat aku ada untukmu.
Namun kita seperti tidak sedang bersama.
Sudah lupakah engkau dengan doa permohonanmu?
Sungguhkah air mata kesedihanmu itu?
Apakah tak berharga hasil jerih payahmu?

Semudah itu kau melupakannya.
Kau seakan tak sungguh-sungguh mengasihiku.

Aku hanya boneka bagimu.
Mainan yang kau butuhkan sebagai hiburan.
Tempat kau melepaskan marahmu.
Dan hanya pemuas batinmu semata.

Ibu, aku ini anakmu!



Salam,
~RP~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih untuk beringan hati memberikan komentar :)