30 Okt 2015

Virus Jujur VS Virus Bohong



Kejujuran sangat menyakitkan, tetapi berakhir pada suatu kebahagiaan.
Kebohongan memang menyenangkan, tetapi tidak membawa ketenangan.


JUJUR. Satu kata sederhana namun sangat sulit untuk dilakukan. Salah satu kata keramat yang selalu ditanamkan oleh orang tua sejak kecil. Mengingat begitu pentingya kejujuran, maka tidak hanya diajarkan dalam lingkup keluarga. Kejujuran pun menjadi salah satu pondasi pokok pendidikan moral di sekolah. 

BOHONG. Salah satu hal yang sering terjadi dalam kehidupan kita sehari - hari. Kebohongan tidak mengenal usia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, kapan saja dan di mana saja. Baik anak - anak maupun orang dewasa. Kebohongan seumpama lingkaran setan, yang tidak akan pernah ada ujungnya. Sekali berhasil melakukan kebohongan, tentu kita merasa senang. Karena kesalahannya tidak diketahui oleh orang lain. Hore, berhasil ! Kita pun menikmati permainan baru tersebut. Secara tak sadar, pelakunya sudah masuk ke dalam lorong gelap dan sulit untuk keluar. Kebohongan juga ibarat magnet yang memiliki daya tarik yang sangat kuat sehingga kita tidak kuasa untuk menghindarinya.

Semakin banyak kebohongan yang kita perbuat, semakin tidak tenang hidup kita. Hidup pun dihantui perasaan kuatir yang luar biasa. "Aduh, jangan - jangan dia mengetahui kebohongan saya. Wah, apa yang harus saya lakukan?" Mungkin ini salah satu contoh akibat dari kebohongan yang telah kita lakukan. Di kejar - kejar perasaan bersalah.

Mulai saat ini kita katakan tidak pada kebohongan! Karena kejujuran itu memiliki dampak yang dashyat. Kejujuran menciptakan kepercayaan. Kejujuran membawa kita mudah diterima di lingkungan mana pun. Mari kita sebarkan virus kejujuran!



Roma Pakpahan 

 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih untuk beringan hati memberikan komentar :)