16 Agu 2018

Plus Minus Belanja di Toko Online

Hai hai hai …

Apa kabarnya nih? Ada yang rindu dengan saya kah? Hmmm… udah lama anet blog ini sepi kayak tak bertuan. BHAHAHA. Akhir-akhir ini semangat nulis lagi benar-benar drop. Hiks!

Nah, beberapa waktu lalu iseng nyobain fitur baru Instagram, sebenarnya udah lama ding. Saya aja yang baru nyobain. Maafkeun kekatroan daku yak. Jadi ceritanya bikin semacam jejak pendapat gitu.

plus minus belanja di toko online

Pertanyaannya, “Lebih suka belanja di mana? Online shop atau offline shop.” Penasaran dengan hasilnya?

Ternyata belanja di toko online lebih disukai loh. Termasuk dirikuh.

Jadilah hasil jejak pendapat ini dipakai untuk ide nulis di blog. Receh sih. Tapi gak apa-apa lah hitung-hitung untuk pemanasan setelah sekian purnama gak nulis. Semoga semangat nulisnya perlahan stabil lagi. Doain yaaaaaak!  

Di era internet ini, toko online semakin banyak bermunculan. Tumbuh subur seperti jamur di musim penghujan. Produk yang ditawarkan pun beraneka ragam. Mulai dari pakaian, sepatu, tas, aksesoris, parfum, make up, gadget, perlengkapan bayi, peralatan rumah tangga, tanaman, makanan. Dan masih banyak lagi kebutuhan lainnya.

Yuk kita bahas plus dan minus belanja di toko online versi saya. Nanti kalau ada yang berminat untuk nambahin silakan. Feel free loh tulis di kolom komentar. Gak perlu malu-malu. Anggep aja rumah sendiri.

Apa aja sih plusnya belanja di toko online?

Gak perlu keluar rumah
Yups. Dengan berbelanja di toko online, otomatis saya gak perlu keluar rumah. Sekarang di mana-mana macet, jadi bikin males tuk keluar rumah. Belum lagi cuaca panas yang menyengat, sukses bikin mager tingkat dewa. Nah, cukup pakai gadget aja, barang yang ingin saya beli sudah bisa didapatkan. Cukup scroll-scroll untuk memilih barang yang diinginkan. Klik! Barang pun masuk keranjang belanja.

Antrian puanjaaang? No way!

Antrian yang super puanjaang tentunya bikin kezel. Belum lagi kalau orang-orang yang di depan saya belanjanya segunung sedangkan saya hanya 1 item aja. Pastinya bakal lama kan? Kejadian kayak gitu makin bikin tambah kezel dong. Tapi kalau belanja di toko online, cukup transfer. Selesai. Bahkan ada beberapa toko online yang memberi fasilitas bayar di tempat. Kurang enak apa coba?

Gak perlu tawar menawar harga

Kalau belanja di toko online, saya gak perlu tawar menawar harga. Belajar belanja sesuai dengan kondisi dompet. Karena harga yang tertera adalah harga yang harus dibayar. Kamu masuk tim mana nih? Tim yang nawar sampai titik darah penghabisan atau tim yang pasrah aja dengan harga yang tertulis dibanderol?

Banyak promo menarik

Salah satu yang bikin saya tergoda untuk belanja di toko online adalah promo-promo menarik yang ditawarkan. Gak tahan dengan potongan harga yang gila-gilaan. Padahal produk yang dijual belum tentu barang yang sedang saya butuhin. Jadi latah pengin belanja. BHAHAHA. Kamu pernah gak?

Bisa dapetin barang yang gak dijual di toko offline

Bener loh ini. Ada barang-barang tertentu yang gak dijual di toko offline di daerah tempat tinggal saya. Misalnya produk skincare dari Koera yang sempat booming beberapa waktu lalu. Produk tersebut belum tersedia di tempat tinggal saya yang berada di daerah. Mau gak mau harus belanja secara online.  

Gak perlu keluar rumah. Gak perlu ngantri. Gak perlu tawar menawar harga. Banyak promo menarik. Bisa dapetin barang yang gak dijual di toko offline. Kira-kira apalagi ya? Sila kalau kamu mau nambahin.

Sekarang saya bahas dari sisi minusnya yak!

Barang gak sesuai ekspektasi

Ceritanya saya lagi butuh tripod untuk handphone, browsing lah di toko-toko online. Setelah membandingkan dengan beberapa toko online yang menjual produk tripod, saya memutuskan untuk belanja di toko online A. Ketika barang datang, saya kecewa karena ternyata tripodnya gak sesuai harapan. Barangnya ringkih, gak seperti yang dijelaskan dalam rincian produk.

Begitu juga ketika saya beli dress. Beda banget dengan foto baju yang dipakai modelnya. Lagi lagi saya kecewa. Dress yang datang justru lebih mirip daster emak-emak. Bahannya juga tipiiiis. Duh, mau dipake ke mana coba?

Beli sepatu juga begitu. Di rincian dijelaskan kalau sepatunya lentur. Eh, sepatu yang datang kaku dan gak nyaman dipakai. Saya sudah beberapa kali mengalami hal seperti ini.

Ukuran gak pas

Gak mau lagi ah beli sepatu secara online. Gak bisa dicoba terlebih dahulu sih. Jadi meski sudah dicantumin pedoman ukuran, tetap aja gak sesuai. Ternyata sepatu yang dibeli kebesaran di kaki saya. Kalau untuk sepatu memang lebih enak beli di toko offline.

Ya tapi kok gak jera juga belanja di toko online. Memang kalau beli barang di toko ofline, tentu saya bisa lihat dan sentuh langsung barang yang ingin dibeli. Jadi bisa tahu kualitas barang tersebut. Gak hanya sekedar mengira-ngira.  

Trus kok gak jera juga belanja di toko online? Itu tadi hanya sebagian cerita mengecewakan. Ada juga kok ketika barang datang, saya merasa PUAS! Intinya teliti sebelum membeli, kalau memungkinkan, minta referensi terlebih dahulu dari kakak, adik, teman atau siapa aja yang sudah pernah belanja sebelumnya di toko online tersebut. Satu lagi, HARUS siap mental, kalau-kalau barang yang dibeli gak sesuai ekspektasi. Jadi kita gak terlalu kecewa.

Be smart customer!   
  



Salam,

~RP~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih untuk beringan hati memberikan komentar :)