2 Des 2016

Berkenalan dengan Sang Pemimpi (n)

Vicktor Aritonang

Hai hai hai …

Dua bulan sempat absen, akhirnya ketemu lagi nih dengan rubrik #SOBAT. Di episode 2 ini, saya mau memperkenalkan salah seorang sahabat yang mempunyai semangat juang yang begitu tinggi dalam meraih impiannya. Semangat itu kemudian ditularkannya kepada saya. Dia adalah Vicktor Aritonang Ompusunggu atau dikenal dengan VAO.

Good Leader, bersahabat, cerdas, kreatif, dan tekun. Kesan itu yang saya tanggap ketika melihat sosok #SOBAT saya ini.

Abang. Begitu saya menyapanya. Walau sebenarnya dari segi usia, beberapa tahun lebih muda dari saya. Hihihihi ^^

PENGANUT GAYA KEPEMIMPINAN “DIKTATOR”

Saya mengenalnya 3 tahun lalu. Saat itu Bang Vicktor mendapat tugas untuk memimpin perusahaan tempat saya dulu pernah bekerja. Karena pimpinan (Branch Manager) yang lama dimutasi ke cabang lain.

Awalnya saya merasa kurang nyaman dengan adanya pimpinan baru. Apalagi saya mendengar selentingan kalau gaya kepemimpinannya “diktator”. Tapi ternyata dibalik sikapnya yang tegas tersebut, Bang Vicktor adalah pemimpin yang baik. Seorang pemimpin yang menganggap bawahannya sebagai sahabat. Dan juga seorang pemimpin yang sabar membimbing bawahannya. Sssst … saya pernah dimarahi, lho. Sereem! Whoaaa ^_^

Saya termasuk dalam kategori orang yang cukup sulit untuk beradaptasi dengan keberadaan orang baru. Begitu juga di lingkungan pekerjaan. Namun Bang Vicktor selalu punya cara untuk merangkul kami,  para stafnya. Bang Vicktor mempelajari satu persatu karakter saya dan teman-teman di kantor. Sehingga ia memiliki cara berbeda-beda dalam berkomunikasi dengan masing-masing stafnya. Tidak memerlukan waktu yang lama, saya pun bisa menerima kehadirannya. Dan saya kembali merasa nyaman berada di kantor. Yeaay!

ADA KESAMAAN HOBI DAN IMPIAN

Ternyata kami memiliki kesamaan hobi. Membaca. Obrolan yang bermula tentang buku pun melebar. Dan kami memiliki satu lagi kesamaan. Bang Vicktor juga memiliki memendam impian untuk menjadi seorang motivator. Sama dengan impian dengan saya. Ya, selain ingin menjadi penulis, terselip juga keinginan saya untuk menjadi motivator. Ada perasaan bahagia mendapatkan sahabat yang memiliki visi yang sama. Sip! Saya merasa tidak berjuang sendirian dalam meraih impian. 

ARTI PENTING SEBUAH IMPIAN

Bang Vicktor mengajarkan saya arti sebuah mimpi dan betapa pentingnya sebuah impian dalam kehidupan seseorang. Dengan adanya impian, seseorang jadi memiliki semangat dalam menjalani kehidupannya. Pelajaran yang selalu saya ingat hingga kini, yaitu Law Of Attraction (LOA).

Ada beberapa impian-impian yang menari-nari di pikiran saya. Sebelumnya, impian-impian itu hanya tersusun rapi seperti tumpukan baju di lemari. Saya tidak tahu bagaimana cara mewujudkan. Nah, Bang Vicktor tidak segan-segan membantu saya menemukan jalan untuk menuju impian tersebut. Ikuti kata hati dan terus berusaha, itu pesannya. Hingga akhirnya saya pun memiliki keberanian keluar dari zona nyaman. Saya seperti terlahir kembali. Muncul semangat baru untuk berjuang meraih impian saya. Big thanks, bang.

SENANG BERBAGI ILMU
           
Usia muda tak menghalanginya untuk meraih prestasi. Bahkan dengan kinerjanya yang baik, berhasil mengantarkan Bang Vicktor menginjakkan kaki di Beijing pada tahun 2013. Sungguh prestasi yang mengagumkan, ya.

Dan hebatnya lagi, Bang Vicktor tidak hanya mengoleksi berbagai macam prestasi untuk dirinya sendiri saja. Bang Vicktor juga mendorong saya dan teman-teman untuk mengukir prestasi. Ya, seorang pemimpin yang baik, tidak hanya sekedar memimpin timnya. Tetapi harus mampu membawa pengaruh positif dan bersedia berbagi ilmu. Bang Vicktor telah melakukannya.

The functions of leaderships is to produce more leaders, not more followers (Ralph Nader)
Dukungan Bang Vicktor tidak sia-sia. Beberapa kali saya menorehkan penghargaan atas kinerja saya. Bahkan saat itu, saya mendapat kepercayaan untuk memegang jabatan yang masih sangat jarang bagi kaum perempuan. Ketika itu, saya merupakan satu-satunya perempuan yang menduduki jabatan tersebut. Tak pernah terbayangkan sebelumnya. Pengalaman luar biasa yang tak terlupakan. Hei, setiap ada meeting, saya jadi yang paling cantik, loh ^^


Selain itu, berkat bimbingan dari Bang Vicktor, salah satu stafnya berhasil menduduki jabatan Branch Manager. Bayangkan betapa luar biasa dukungan yang diberikan pada stafnya. Bang Vicktor tidak “pelit” untuk membagikan ilmu yang dimilikinya.
  

TITIK BALIK DALAM MERAIH IMPIAN 

Berbagai prestasi yang dicapai Bang Vicktor, tidak membuatnya cepat merasa puas dan kemudian berhenti berkarya. Definisi sukses baginya yaitu, ketika hidup kita bermanfaat bagi banyak orang. Untuk itu, Bang Vicktor mengambil keputusan yang begitu penting dalam hidupnya. Pada awal bulan Januari 2016, ia pun memutuskan untuk resign dari pekerjaan. Melepaskan sebuah pekerjaan yang menjanjikan masa depan cerah. Mungkin menurut sebagian orang, apa yang dilakukan Bang Vicktor merupakan hal bodoh. Tapi menurutnya inilah langkah yang tepat.

Bang Vicktor ingin mewujudkan impiannya menjadi seorang motivator. Ia ingin berbagi semangat dengan orang lain, terutama kaum muda. Bang Vicktor merasa prihatin dengan kondisi generasi muda Indonesia yang saat ini lebih memilih menghabiskan waktu untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. Padahal bagaimana kita di masa depan, ditentukan sejak sekarang, ketika kita masih muda. Seumpama ingin membangun sebuah gedung yang kokoh, harus dipersiapkan segala sesuatunya dengan sangat baik. Mulai dari desain bangunan hingga material bangunan yang akan digunakan, tentunya semua harus yang terbaik. Begitu juga dalam mempersiapkan generasi muda yang tangguh. 
 
Impian Bang Vicktor itu tidak mungkin datang tiba-tiba. Menurutnya, impian haruslah diperjuangkan. Harus fokus. Inilah alasannya mengapa Bang Vicktor meninggalkan pekerjaan yang sudah membesarkan namanya dan mengajarkannya tentang banyak hal. Ya, segala sesuatu yang dikerjakan dengan setengah-setengah, hasilnya pun tidak akan maksimal. Dengan dukungan keluarga dan sahabat, Bang Vicktor mulai menata hidupnya yang baru. Memulai lagi dari awal, titik nol.

Foto bersama Tung Desem Waringin, Pelatih Sukses No. 1 Indonesia.

Foto bersama Hendrik Ronald, Pakar Service Excellence No. 1 Indonesia.

Foto bersama Michael Yo, Motivator Remaja No. 1 Indonesia.

Bang Vicktor tekun belajar dan tidak malu bertanya banyak hal demi kemajuan dirinya. Perjuangannya memang tidak semudah apa yang dibayangkan. Bang Vicktor harus mampu menyesuaikan diri dengan dunia barunya itu. Memang tidaklah mudah. Tapi Bang Vicktor tidak menyerah begitu saja. Bang Vicktor terus belajar, belajar dan belajar.

Perlahan namun pasti. Kini, impiannya mulai terwujud. Bang Vicktor mendapat kepercayaan untuk menjadi pembicara dalam beberapa seminar. Semakin bangga dengan tamu #SOBAT ini.

Bang Vicktor menjadi pembicara dalam sebuah seminar

Semoga Bang Vicktor bisa terus berkarya, berbagi semangat dan semakin menginspirasi lebih banyak orang lagi. Termasuk kamu ya, kawan. 

Kebetulan sekali bertepatan dengan akhir tahun, nih. Yuk, susun resolusi kamu untuk menyambut tahun baru 2017. Jangan sia-siakan waktumu. Betul, kita tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk mengulang kembali waktu yang sudah terlewat. Segera rencanakan masa depanmu dengan baik, sekarang juga!    



Salam Spektakuler,
~RP~

1 komentar:

terima kasih untuk beringan hati memberikan komentar :)